-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Komisi V DPR Soroti Banjir di Tol Tangerang-Merak yang Picu Macet 10 Kilometer, Minta Pemerintah Turun Tangan

Minggu, 25 Januari 2026 | Januari 25, 2026 WIB Last Updated 2026-01-25T14:21:21Z

Foto : Banjir di sejumlah titik tol tangerang - merak

TANGERANG, TRANSPANTURA.COM - Komisi V DPR RI menyoroti kemacetan total sepanjang sekitar 10 kilometer di ruas Tol Tangerang–Merak akibat banjir yang merendam badan jalan pada Sabtu, 24 Januari 2026. Peristiwa tersebut kembali memicu keluhan masyarakat karena dinilai sering terjadi setiap kali hujan deras mengguyur wilayah tersebut.


Anggota Komisi V DPR RI, Sudjatmiko, meminta pemerintah pusat segera mengintervensi pengelolaan dan optimalisasi layanan Tol Tangerang–Merak. Ia menilai banjir yang kerap melanda ruas tol tersebut menunjukkan belum adanya solusi permanen dari pihak pengelola.


“Peristiwa ini bukan pertama kali terjadi. Ini menunjukkan belum ada penanganan maksimal dari pengelola tol. Banjir sering terjadi dan seperti tidak pernah tuntas solusinya,” kata Sudjatmiko dalam keterangan pers di Jakarta, Minggu, 25 Januari 2026.


Politikus PKB itu menegaskan bahwa jalan tol seharusnya menjadi jalur bebas hambatan, namun realitanya justru kerap terhambat oleh genangan air.


“Tol Tangerang–Merak dibangun sebagai jalur tanpa hambatan, tetapi faktanya justru sering terhenti karena banjir. Kemacetan panjang hingga 10 kilometer arah Merak sangat mengganggu mobilitas masyarakat dan distribusi logistik,” ujarnya.


Atas kondisi tersebut, Sudjatmiko meminta pemerintah pusat tidak bersikap pasif. Ia mendorong pengawasan ketat terhadap seluruh badan usaha jalan tol, baik BUMN maupun swasta.


“Pemerintah harus turun tangan mengintervensi seluruh pengelola tol. Kualitas infrastruktur harus dijaga dan layanan tol harus benar-benar optimal,” tegasnya.


Sebelumnya, Satuan Lalu Lintas Polresta Tangerang, Polda Banten, melaporkan adanya genangan air di ruas Tol Tangerang–Merak tepatnya di KM 38 Balaraja Barat pada Sabtu kemarin.


Kasat Lantas Polresta Tangerang, AKP Zaeni Aji Bakhtiar, mengatakan banjir sempat mengganggu arus kendaraan menuju Jakarta. Namun, berdasarkan pemantauan terkini, kondisi sudah berangsur surut.


“Di KM 38 arah Jakarta sebelumnya sempat terganggu akibat genangan air. Hasil pantauan sekarang sudah surut,” kata Zaeni.


Ia menjelaskan, genangan air sempat merendam dua lajur tol dengan ketinggian sekitar 30 sentimeter sehingga menyebabkan perlambatan kendaraan dari arah Merak menuju Jakarta.


“Arus lalu lintas sempat tersendat, tetapi saat ini sudah kembali normal,” pungkasnya. (*)

×
Berita Terbaru Update