![]() |
| Foto : TKP Kejadian kebakaran di Pondok Kacang Timur, Tangerang Selatan |
TANGERANG, TRANSPANTURA.COM - Kebakaran hebat melanda sebuah bangunan berisi barang rongsok di Jalan Pondok Kacang Timur No. 11, Kelurahan Pondok Kacang Timur, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Rabu (7/12/2025). Peristiwa tersebut menyebabkan arus lalu lintas di pertigaan kawasan itu mengalami kemacetan parah.
Akibat kebakaran, akses jalan dari arah Ciledug menuju Serpong Utara terpaksa ditutup sementara. Sejumlah kendaraan dialihkan ke jalur lain untuk menghindari lokasi kejadian.
Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dikerahkan ke lokasi, dibantu satu unit mobil komando. Proses pengaturan lalu lintas turut dibantu oleh warga sekitar guna mengurai kepadatan kendaraan.
Kendaraan dari arah Ciledug diarahkan untuk berbelok ke kiri menuju Pondok Aren. Sementara itu, pengendara dari arah Pondok Aren dipaksa berbelok ke kanan menuju Ciledug.
Salah seorang petugas pemadam kebakaran yang ditemui di lokasi menjelaskan bahwa api mulai ditangani sekitar pukul 12.00 WIB. Namun hingga kini, penyebab kebakaran maupun informasi terkait adanya korban jiwa masih belum diketahui.
“Saya kurang tahu, Bang, penyebabnya apa dan apakah ada korban jiwa atau tidak. Kami baru mulai pemadaman sekitar satu jam lalu,” ujarnya.
Kebakaran tidak hanya menghanguskan bangunan rongsok, tetapi juga merembet ke bangunan lain, termasuk sebuah tempat usaha penjualan plastik yang berada berdempetan dengan lokasi awal kebakaran.
“Karena bangunannya saling berdempetan dan angin cukup kencang, api cepat membesar,” katanya.
Sedikitnya tiga bangunan lain turut terdampak akibat kebakaran tersebut. Para penghuni terpaksa menyelamatkan barang-barang seadanya dan mengungsi sementara ke masjid yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
Sejumlah korban juga terlihat memindahkan peralatan rumah tangga dan sepeda motor ke lahan kosong di sekitar lokasi untuk menghindari amukan si jago merah.
Proses pemadaman terus berlangsung. Arus lalu lintas di sekitar lokasi dilaporkan masih padat merayap akibat aktivitas pemadaman, bongkar muat peralatan, serta banyaknya warga yang berdatangan untuk melihat kejadian tersebut. (*)

