![]() |
| Kondisi banjir di sejumlah wilayah perumahan di cikande (Dok. Antara Foto) |
TANGERANG, TRANSPANTURA.COM - Luapan Sungai Cidurian menyebabkan banjir parah di Perumahan Taman Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Banten. Ketinggian air bervariasi, mulai dari 70 sentimeter hingga mencapai 2 meter di sejumlah titik.
Ketua RW 03 Perumahan Taman Cikande, Fiktor Silaen, mengatakan banjir telah berdampak pada ratusan kepala keluarga (KK). Di RT 04 tercatat sebanyak 17 KK terdampak, sementara di RT 05 sebanyak 62 KK. Secara keseluruhan, jumlah warga yang terdampak banjir saat ini mencapai 222 KK.
“Yang terdampak banjir ini ada di RT 04 sebanyak 17 KK, RT 05 sebanyak 62 KK. Namun total keseluruhan yang terdampak sekarang ini ada 222 KK,” ujar Fiktor, Rabu (14/1/2026).
Fiktor mengungkapkan, kondisi banjir diperkirakan masih akan terus memburuk. Pasalnya, debit air Sungai Cidurian terus meningkat sehingga air meluap dan menggenangi permukiman warga. Menurutnya, banjir yang terjadi merupakan banjir kiriman akibat luapan sungai tersebut.
“Untuk update sekarang, kondisi banjir khususnya di Perumahan Taman Cikande terus meluas. Ketinggian air sudah sampai dua meter,” katanya.
Ia juga menyebutkan hingga kini belum ada bantuan yang diterima dari Pemerintah Kabupaten Tangerang. Warga sangat membutuhkan bantuan logistik, terutama bahan pangan dan obat-obatan.
“Hingga saat ini belum ada sama sekali bantuan dari pemerintah. Kami berharap segera dikirimkan kebutuhan para korban banjir, terutama bahan pokok seperti mi instan, telur, dan kebutuhan makanan lainnya. Yang paling utama juga obat-obatan,” jelasnya.
Di tengah keterbatasan bantuan, warga setempat secara swadaya bergotong royong mendirikan tenda pengungsian dan dapur darurat untuk memenuhi kebutuhan para korban banjir. (*)

