-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Banjir Rendam Kawasan Masjid Agung Banten Lama, Aktivitas Peziarah Terganggu

Sabtu, 03 Januari 2026 | Januari 03, 2026 WIB Last Updated 2026-01-03T08:44:14Z

Foto : Kawasan Banten lama yang di ambil melalui drone (Dok. Antara)

BANTEN, TRANSPANTURA.COM - Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Kota Serang, Banten, pada Jumat (2/1/2026) sore hingga malam. Akibatnya, sejumlah wilayah terdampak banjir, termasuk kawasan bersejarah Masjid Agung Banten Lama yang sempat terendam air dan mengganggu aktivitas para peziarah.


Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kota Serang, Diat Hermawan, membenarkan peristiwa tersebut. Hingga pukul 21.30 WIB, kawasan Masjid Agung Banten Lama masih tergenang banjir dengan ketinggian air mencapai 10 hingga 20 sentimeter.


“Masih banjir, ketinggian air semata kaki di pelataran masjid,” kata Diat saat dikonfirmasi, Jumat malam.


Menurut Diat, banjir terjadi akibat luapan aliran kali serta drainase yang tersumbat di sekitar kawasan Masjid Agung Banten Lama, khususnya di wilayah Kecamatan Kasemen. Kondisi tersebut diperparah oleh hujan deras yang mengguyur sejak sore hari.


“Air dari kali dan juga karena sumbatan drainase. Wilayah Kasemen memang terdampak cukup parah,” ujarnya.


Genangan air tidak hanya merendam pelataran masjid, tetapi juga menggenangi area kompleks pemakaman di kawasan tersebut. Sejumlah makam dilaporkan terendam air, meski tidak sampai merusak situs makam para sultan Banten.


BPBD Kota Serang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat curah hujan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan. Warga juga diminta segera melaporkan kondisi darurat kepada pihak berwenang.


“Kalau ada kejadian banjir atau kondisi darurat lainnya, segera laporkan ke kami,” tegas Diat.


Berdasarkan pantauan di lokasi sekitar pukul 23.00 WIB, debit air di pelataran Masjid Agung Banten Lama mulai berangsur surut. Namun, genangan masih terlihat di lantai kompleks pemakaman.


Salah seorang warga setempat, Iman, mengatakan ratusan makam sempat terendam banjir. Meski demikian, makam para sultan Banten dipastikan dalam kondisi aman karena posisinya berada di area yang lebih tinggi.


“Dari sore air naik dan merendam makam, mungkin ada ratusan yang tergenang. Tapi makam para sultan aman karena letaknya lebih tinggi,” ujar Iman.


Ia berharap hujan segera reda agar air tidak kembali naik dan merendam kawasan bersejarah tersebut. “Sekarang sudah mulai surut, tinggal lantainya saja yang masih tergenang,” tambahnya. (*)

×
Berita Terbaru Update