-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Wamenkes Tinjau Layanan Kardio Cerebro Vascular RSUD Kota Tangerang, Pastikan Cathlab Ditanggung BPJS

Minggu, 15 Februari 2026 | Februari 15, 2026 WIB Last Updated 2026-02-15T05:31:03Z

Layanan Kardio Cerebro Vascular di RSU Kota Tangerang bantu deteksi sumbatan jantung dan otak, gratis bagi peserta BPJS

TANGERANG, TRANSPANTURA.COM - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) dr. Benjamin Paulus Octavianus meninjau langsung instalasi layanan Kardio Cerebro Vascular di RSU Kota Tangerang, Sabtu (14/2/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan layanan skrining dan terapi jantung serta stroke berjalan sesuai standar rumah sakit dan dapat diakses masyarakat, termasuk peserta aktif BPJS Kesehatan.


Dalam peninjauan tersebut, Wamenkes yang akrab disapa Beny memastikan fasilitas cathlab atau kateterisasi jantung dan pembuluh darah dapat dimanfaatkan secara optimal.


“Ini alat untuk terapi pasien jantung maupun stroke. Baik pembuluh darah jantung maupun pembuluh darah otak bisa dideteksi lewat cathlab ini. Terpenting, ini 100 persen ditanggung BPJS Kesehatan,” ujar Benjamin. dikutip dari liputan6


Menurutnya, keberadaan alat canggih saja tidak cukup tanpa dukungan sumber daya manusia. Layanan Kardio Cerebro Vascular di RSUD Kota Tangerang didukung dokter spesialis jantung, neurologi, bedah, serta tenaga medis profesional lainnya.


Tekankan Golden Period Enam Jam Pertama


Benjamin mengingatkan pentingnya penanganan cepat pada pasien serangan jantung. Ia menekankan adanya golden period atau enam jam pertama setelah serangan terjadi sebagai waktu krusial untuk menyelamatkan nyawa pasien.


“Kalau pasien serangan jantung itu, enam jam pertama setelah serangan sudah harus mendapat penanganan. Di kota ini sudah ada rumah sakit umum milik pemerintah yang punya alat ini. Semoga bisa menekan angka kematian akibat serangan jantung dan stroke,” katanya.


Dengan tersedianya cathlab dan layanan spesialis, pemerintah berharap angka kematian akibat penyakit kardiovaskular di Kota Tangerang dapat ditekan secara signifikan.


Utamakan Pencegahan Lewat Pos Kesehatan di Pasar


Meski layanan kuratif telah tersedia dan ditanggung BPJS, Benjamin tetap mengingatkan masyarakat untuk mengutamakan pencegahan.


Menurutnya, layanan di RSUD merupakan upaya kuratif atau penyembuhan bagi pasien yang sudah sakit. Namun, upaya preventif harus berjalan beriringan.


Salah satu langkah pencegahan dilakukan melalui pengoperasian lima Pos Kesehatan Merah Putih di Kota Tangerang dan Provinsi Banten. Dua di antaranya berada di Pasar Anyar dan Pasar Ciledug.


Pemilihan lokasi pasar dinilai strategis karena merupakan ruang publik yang mudah dijangkau masyarakat.


“Di pasar, masyarakat bisa sekalian periksa gula darah, tekanan darah, kolesterol, dan sebagainya, supaya mencegah komplikasi dan mengurangi pasien yang ke rumah sakit hanya untuk pemeriksaan,” jelasnya.


Layanan Jantung dan Stroke Buka 24 Jam


RSUD Kota Tangerang kini membuka layanan jantung dan stroke selama 24 jam. Layanan ini tidak hanya melayani pasien gawat darurat dari IGD, tetapi juga menerima rujukan dari fasilitas kesehatan tingkat pertama BPJS Kesehatan.


“Setiap masyarakat berhak mendapatkan pelayanan medis yang profesional tanpa terkendala jarak, waktu, dan biaya. Penyakit jantung membutuhkan penanganan cepat dan tepat. Maka hadirnya layanan ini yang beroperasi 24 jam adalah langkah strategis untuk pelayanan yang cepat dan merata,” ujar Benjamin.


Sebelum layanan dioperasikan, manajemen RSUD Kota Tangerang juga berkonsultasi dengan dokter dari Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita serta rumah sakit Kementerian Kesehatan lainnya guna memastikan standar pelayanan sesuai dengan rumah sakit rujukan nasional.


Dengan fasilitas yang semakin lengkap dan dukungan pembiayaan melalui BPJS Kesehatan, diharapkan layanan jantung dan stroke di RSUD Kota Tangerang mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus menekan angka kematian akibat penyakit kardiovaskular. (*)

×
Berita Terbaru Update