TANGERANG, TRANSPANTURA.COM - Proses syuting film internasional yang disebut dibintangi Lisa BLACKPINK menghebohkan media sosial. Indonesia menjadi salah satu negara yang dipilih sebagai lokasi pengambilan gambar, dengan sejumlah kota seperti Jakarta, Bandung, hingga Tangerang disebut terlibat dalam produksi film tersebut.
Namun, perhatian publik semakin besar setelah beredar kabar bahwa salah satu lokasi syuting di Kota Tangerang diubah seolah-olah merepresentasikan negara Myanmar. Informasi tersebut ramai diperbincangkan warganet usai diunggah akun X @Goodrecom, yang memperlihatkan kawasan syuting didesain menyerupai latar negara lain.
Reaksi publik pun beragam. Banyak warganet mengaku kecewa karena menilai Indonesia tidak dihargai sebagai lokasi asli film tersebut. Beberapa juga menyoroti dampak kemacetan akibat penutupan jalan yang dilakukan demi proses produksi.
“Sudah kuduga, ini nggak syuting di Myanmar langsung karena lagi rawan konflik ya?” tulis akun X @diaha***.
“Kenapa nggak sekalian Indonesia aja yang jadi latarnya? Udah bikin macet, tapi negara lain yang ditampilkan,” komentar akun @3dou1***.
Bahkan, sebagian warganet menyerukan boikot terhadap Lisa BLACKPINK karena merasa kecewa dengan konsep syuting tersebut.
Sebagai informasi, Pemerintah Kota Tangerang melakukan pengalihan arus lalu lintas dan penutupan sementara Jalan KS Tubun, Karawaci, selama 28–31 Januari 2026. Rekayasa lalu lintas ini dilakukan guna mendukung proses syuting film internasional berjudul Extraction: Tygo.
Film tersebut diketahui melibatkan sejumlah aktor ternama Korea Selatan, termasuk Ma Dong-seok dan Lisa BLACKPINK. Hingga kini, pihak produksi belum memberikan pernyataan resmi terkait penggunaan lokasi Indonesia yang disebut merepresentasikan negara lain dalam film tersebut. (*)

