-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Hard Gumay Ramal Kondisi Indonesia Tahun 2026: Nasib Perekonomian hingga Penemuan Hewan Langka

Kamis, 01 Januari 2026 | Januari 01, 2026 WIB Last Updated 2026-01-01T05:14:47Z

Foto : Hard Gumay seorang peramal kondang pada saat podcast dengan densu (Dok. Ist)

JAKARTA, TRANSPANTURA.COM - Menjelang pergantian tahun menuju 2026, sejumlah prediksi mengenai masa depan Indonesia mulai bermunculan. Salah satunya datang dari peramal kondang Hard Gumay, yang mengungkapkan ramalannya terkait kondisi pemerintahan, perekonomian, hingga pariwisata Indonesia di tahun 2026.


Prediksi tersebut disampaikan Hard Gumay dalam episode terbaru siniar Denny Sumargo yang tayang di YouTube pada Selasa (30/12). Dalam perbincangan itu, pria berusia 36 tahun tersebut menyebut bahwa Indonesia akan mengalami peningkatan signifikan di berbagai sektor.


“Di 2026 pastinya aku melihat pemerintah Indonesia akan jauh lebih meningkat. Akan jauh lebih baik,” ujar Hard Gumay.


Dalam bidang perekonomian, Hard Gumay meramalkan akan muncul kebijakan atau program pemerintah yang secara khusus menyasar pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Program tersebut dinilai mampu mendorong roda perekonomian nasional agar semakin membaik.


“Untuk saudara-saudara pengusaha rumahan dan menengah ke bawah, di 2026 ada program pemerintah yang sangat membantu masyarakat Indonesia. Ini berkaitan langsung dengan perekonomian nasional,” ucapnya.


Ia menambahkan bahwa kebijakan tersebut akan membuat aktivitas ekonomi Indonesia semakin meningkat dan stabil.


Tak hanya sektor pemerintahan dan ekonomi, Hard Gumay juga menyoroti kebangkitan pariwisata Indonesia di tahun 2026. Ia meramal akan muncul satu destinasi wisata baru yang menjadi pusat perhatian dunia.


Destinasi tersebut, menurutnya, tidak berada di wilayah-wilayah wisata populer seperti Bali, Yogyakarta, Lombok, maupun Sulawesi.


“Aku melihat di 2026 ada satu tempat wisata baru, bukan di Bali, bukan di Jogja, bukan di Lombok, bukan di Sulawesi. Tempat ini berada di salah satu kabupaten terpencil di Indonesia dan akan menjadi sorotan dunia,” ungkapnya.


Hard Gumay menggambarkan lokasi tersebut sebagai sebuah desa terpencil yang dikelilingi hutan, memiliki danau atau aliran air berwarna hijau toska, serta menjadi lokasi penemuan spesies hewan langka yang menarik perhatian media internasional.


Menariknya, Hard Gumay juga mengungkap bahwa viralnya destinasi wisata tersebut dipicu oleh unggahan seorang perempuan muda yang pertama kali mengeksplorasi kawasan tersebut.


“Orang yang pertama kali memviralkan tempat itu adalah seorang perempuan muda. Ia akan viral di 2026 dan secara tidak langsung mengangkat kembali dunia pariwisata Indonesia,” tuturnya.


Menurut Hard Gumay, viralitas tersebut akan berdampak positif terhadap perekonomian nasional, khususnya sektor pariwisata dan masyarakat lokal di wilayah tersebut. (*)

×
Berita Terbaru Update