-->

Notification

×

Iklan

Iklan

BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Landa Sejumlah Wilayah Banten hingga 18 Januari 2026

Selasa, 13 Januari 2026 | Januari 13, 2026 WIB Last Updated 2026-01-13T05:10:52Z

Foto : Ilustrasi (Dok. Ist)

JAKARTA, TRANSPANTURA.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang akan melanda sejumlah wilayah di Provinsi Banten selama sepekan ke depan, terhitung mulai 13 hingga 18 Januari 2026.


Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II, Hartanto, mengatakan potensi cuaca ekstrem tersebut berdasarkan analisis dinamika atmosfer terkini yang menunjukkan kondisi cukup signifikan.


“Dari hasil pemantauan dinamika atmosfer, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi pada periode 13–18 Januari 2026,” ujar Hartanto dalam keterangannya, dilansir kompas, Selasa (13/1/2026).


Adapun wilayah di Banten yang diperkirakan terdampak cuaca ekstrem meliputi Kabupaten Pandeglang bagian barat dan selatan, Kabupaten Lebak bagian selatan, Kabupaten Serang bagian barat dan timur, Kota Serang, serta Kabupaten Tangerang bagian barat dan utara.


BMKG menjelaskan, peningkatan intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir dipengaruhi oleh sejumlah faktor atmosfer. Salah satunya adalah penguatan angin monsun Asia yang lebih kuat dari kondisi normal, serta keberadaan daerah tekanan rendah di Samudra Hindia selatan Jawa Timur.


“Kondisi tersebut membentuk daerah konvergensi di wilayah Banten. Selain itu, kelembapan udara yang tinggi dan atmosfer yang relatif labil turut mendukung terbentuknya awan-awan konvektif dalam skala lokal,” jelas Hartanto.


BMKG mengingatkan, kombinasi faktor atmosfer tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, hingga pohon tumbang di wilayah terdampak.


Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan bencana. BMKG juga mengingatkan warga agar memastikan saluran drainase di sekitar tempat tinggal tidak tersumbat, menghindari aktivitas di wilayah rawan banjir, serta mengamankan barang-barang penting jika curah hujan meningkat.


“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, namun waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya di kawasan yang rentan terhadap bencana,” pungkas Hartanto. (*)

×
Berita Terbaru Update